Daya Tarik Dan Kelemahan Burung Jalak Thailand

Jalak thailand (Sturnus nigricollis/black Collared starling) dipasaran diketahui dengan panggilan jalak hongkong. Ukuran badan jalak Thailand lebih besar serta lebih panjang dari type jalak lokal seperti jalak suren, jalak putih, ataupun jalak bali yang fisiknya termasuk besar.

 

 

Burung yang sering dinamai jalak hongkong ini pula memiliki banyak kelebihan dari sisi kicauan serta perawakan. Dapat Anda lihat, beberapa ciri warna yang membalut semua tubuhnya juga cukuplah gampang dikenali. Punggungnya bewarna coklat, leher hitam serta pelipis matanya bewarna kekuningan. Untuk selebihnya berwarna putih. Lokasi penyebaran sangat banyak untuk type ini hampir ada di beberapa negara lokasi Asia Tenggara seperti Vietnam, Brunei, Kamboja, Laos, Myanmar serta Thailand. Saat di alam liar burung ini gampang sekali berdaptasi dengan iklim, karena dia suka pada beberapa tempat tropis ataupun sub-tropis baik itu untuk mencari makan serta berkembang biak.

Di alam bebas, jalak thailand hidup di kaki bukit atau di daerah dataran tinggi yang tanahnya membuat kemiringan. Selain itu lingkungan itu mempunyai rimba yang cukup lebat dan ada sumber air yang dangkal. Walau jalak thailand mencari keperluan hidupnya di pohon-pohon, tapi burung ini tetap berada di permukaan tanah.

Baca Juga : 10 Karakter Burung Kenari

Pakan alami jalak thailand ialah serangga type besar seperti belalang serta kupukupu. Dalam musim berkembang biak, rumput kering serta ranting kayu kering jadi bahan penting pembuat sarang. Biasanya type pohon palem jadi pilihan untuk bersarang. Dalam sekali musim berkembang biak, jalak thailand bertelur 3—4 butir serta jarang ada yang tidak berhasil dalam pengeraman.

Berikut daya tarik serta kelemahan burung Jalak Thailand :

Daya Tarik Burung Jalak Thailand

1. Peniru kelas tinggi

Jalak thailand dapat mengatakan dengan baik kicauan yang ditirunya. Bahkan juga nada yang dikicaukannya dapat lebih baik dari kicauan burung aslinya. Vokal nada jalak thailand yang tercipta seperti dalam poksai hitam serta robin asal Cina. Jadi, jika jalak thailand menirukan nada burung itu jadi nada yang dikicaukannya akan sama. Jika rajin dilatih, jalak thailand yang masih tetap anakan dapat mengoceh seperti beo.

Type kicauan jalak thailand lumayan besar, keras, serta tajam. Semestinya, beberapa ciri nada yang akan ditirunya ikut hampir sama. Nada burung yang baik untuk ditiru jalak thailand salah satunya hwa mei, jokjok, robin (betina/jantan), kenari, prenjak, ciblek, serta burung-burung lainnya yang mempunyai nada keras serta vokalnya berupa. Jika burung pendampingnya masih tetap sekerabat dengan jalak jadi nada yang nantinya akan ditonjolkan peluang ialah kicauan keras, tajam, tapi vokalnya tidak berupa seperti dalam beberapa suara jeritan.

2. Dapat dipertunjukkan dalam kontes

Dalam kontes, persyaratan suaranya belumlah sangat mungkin dapat mendapatkan nilai baik. Akan tetapi, dengan kekuatannya menirukan nada burung lainnya, gabungan nada asli dengan nada burung yang ditirukan itu bisa mendukung penampilannya dalam kontes. Supaya jalak thailand tampil baik dalam kontes, sekurang-kurangnya dapat mengicaukan 5—7 type nada burung lainnya. Diinginkan nada yang ditirunya adalah gabungan pada nada kicauan yang vokalnya berupa serta yang tidak berupa agar nantinya ada macam nada yang unik.

Baca Juga : Tips Mengatasi Kenari Mabung Tidak Tuntas

Kelemahan Burung Jalak Thailand

Jalak thailand memiliki kekurangan yang berbentuk permanen ataupun temporer, bergantung pada perawatannya. Kekurangan ini dapat berlangsung pada semua tingkatan umur jalak thailand yang masih tetap akan, terpenting pada burung akan yang usianya termasuk dewasa. Terkait dengan itu, step awal pemeliharaan begitu memastikan kualitas nada kicauan serta tampilan jalak thailand.

1. Burung dewasa sedikit susah dijinakkan

Jalak thailand dewasa sedikit susah dijinakkan dalam sekejap. Sekalinya burung dewasa cukuplah liar, tapi keliarannya tidak terlalu berlebih seperti hwa mei yang di-import dari Cina. Bahkan juga untuk melulutkan jalak thailand yang liar masih tetap lebih gampang serta bertambah cepat dibanding melulutkan akan jalak suren dewasa.

2. Dapat mempunyai style salto

Style salto seringkali dikerjakan burung akan liar saat terasa terganggu atau ketakutan. Style ini semestinya dihindari sebab bisa kurangi nilai waktu dikonteskan, walau burung itu mempunyai nada kicauan yang baik.

Munculnya style salto pada burung umumnya karena kekeliruan perawatan, terpenting pada step awalannya. Jika Anda belumlah memiliki pengalaman menjaga burung berkicau type import, lebih baik pelihara jalak thailand yang masih tetap anakan.

3. Dapat mengelola waktu berkicau

Jalak thailand tidak sering berkicau atau dapat mengelola waktu berkicau. Masalah seperti ini dapat ditangani dengan tempatkan burung lainnya yang cukuplah rajin berkicau. Burung itu mesti mempunyai nada kicauan yang baik jika ditiru, contohnya robin jantan atau betina. Peletakan burung semacam ini bisa merangsang jalak thailand jadi lebih rajin berkicau. Bermakna rutinitas mengelola waktu dalam berkicau bisa dirubah lewat cara semacam itu.

Itulah beberapa daya tarik serta kelemahan burung Jalak Thailand. Meskipun mempunyai kelemahan, tetapi tidak membuat pecinta burung inipun menjadi tidak ingin merawatnya. Dengan beberapa perawatan serta ketekunan pemilik, burung Jalak inipun bisa saja jinak meskipun burung itu sudah dewasa sekalipun. Semoga bermanfaat. Salam Gacor Mania.

Baca Juga : Ciri Kenari Birahi Dan Ciri Kenari Siap Dikawinkan

Daya Tarik Dan Kelemahan Burung Jalak Thailand | admin | 4.5