Settingan Harian Burung Ciblek Kontes / Lomba

Ciblek adalah burung kicauan yang mempunyai karakter teritorial. Saat lihat burung semacam di dekatnya, seekor ciblek akan tampilkan semua kekuatannya untuk berkompetisi. Sebab sifatnya itu, ciblek sekarang tidak cuma jadikan burung master, tapi ikut jadi salah satunya burung lomba dengan pengagum cukuplah banyak di Indonesia. Jika ingin membawa ciblek ke ajang lomba, pasti diperlukan persiapan sendiri.

Baca juga : 10 cara mudah budi daya burung ciblek kristal

Sebelum akan memutuskan turunkan ciblek ke ajang lomba, Anda butuh tahu lebih dulu apa burung telah siap dilombakan atau belumlah. Ini permasalahan terpenting, sebab terkait dengan keadaan mental burung itu.

Saat burung memanglah belum siap dilombakan, tapi diminta ikuti satu even latber, latpres, ataupun lomba, jadi burung condong terasa terintimidasi oleh burung-burung semacam di sekelilingnya. Bila mentalnya belumlah bagus, efeknya ialah burung gampang depresi, ngedrop, atau “jatuh mental”.

Sebetulnya tidak susah untuk tahu apa ciblek Anda telah siap dilombakan. Bila burung telah dewasa, coba Anda pancing dengan nada rekaman burung semacam, yang diputarkan lewat hp atau piranti elektronik yang lain. Jika ia memberikan tanggapan, menyahuti rekaman itu dengan selalu keluarkan nada kicauannya, bermakna burung siap dilombakan.

Diluar itu, cek juga keadaan fisik burung untuk tahu apa burung telah siap dilombakan. Burung yang bagus untuk dilombakan mempunyai bentuk badan yang ramping- panjang, dengan bulu–bulu yang rapi, serta tempat ke-2 sayapnya tetap dikempit rapat.

Untuk lebih memberikan keyakinan kembali, burung dapat juga dilatih dengan burung semacam (gathering / ditrek) sekurang-kurangnya 1-2 kali dalam satu bulan, dengan waktu latihan seputar 15 – 20 menit. Dengan demikian, burung tidak gampang kaget serta terlatih dengan situasi lomba.

Sesudah meyakini ciblek telah mempunyai mental serta semangat tempur yang baik, pekerjaan Anda saat ini ialah menjaga keadaan itu.

Buat yang belumlah terlatih melombakan ciblek, baik dalam latberan, latpres, ataupun lomba, ada banyak macam persiapan. Contohnya persiapan dikerjakan seputar dua minggu sebelum lomba (H-14), diteruskan dengan persiapan H-7, serta dipungkasi dengan persiapan saat lomba. Di bawah ini uraiannya.

Baca juga : cara melatih mental kenari untuk kontes

Persiapan 2 Minggu Sebelum Lomba / Kontes

Dua minggu sebelum dilombakan, burung diupayakan tidak lihat burung semacam.
Pengembunan dikerjakan dengan teratur, untuk meningkatkan daya serta tingkatkan levek kicauannya. Saat burung diembunkan, Anda dapat memberikannya kroto seperlunya saja.
Pakan penambahan / extra fooding (EF) masih tetap dikasihkan dengan bagian normal atau seperti umumnya.

Voer dijaga kebersihannya. Lebih baik bila voer tiap-tiap 1-2 hari sekali ditukar dengan yang baru.
Air minum ikut butuh seringkali ditukar, satu hari sekali. Beri air fresh serta masak. Beberapa pengagum ciblek bahkan juga lebih suka memberi air paket / daur lagi untuk cibleknya.
Ssaat ini Anda dapat memberi suplemen atau multivitamin, contohnya BirdVit, cukuplah 1-2 kali dalam satu minggu.

Mandi dikerjakan teratur tiap-tiap pagi, seputar jam 06.30, diteruskan dengan penjemuran. Upayakan burung tidak dijemur kembali bila telah melalui jam 09.00.  Sesudah dijemur, burung berangin-angin sesaat, setelah itu sangkar dikerodong tipis sampai sore hari.

Perawatan diatas dikerjakan saat satu minggu, atau semenjak H-14 sampai H-8. Mengenai persiapan lomba H-7 atau se minggu sebelum lomba dapat diteruskan seperti rincian di bawah ini:

Persiapan Seminggu Sebelum Lomba / Kontes Dimulai

Kesempatan ini burung bukan sebatas jangan pernah lihat burung semacam, tetapi ikut jangan pernah dengar nada ciblek yang lain, terpenting dari jarak cukuplah dekat, walau ia dalam keadaan tengah dikerodong.

Bila ingin memutarkan rekaman nada ciblek, semestinya dikerjakan dari jarak cukuplah jauh (terdengar samar-samar). Jika mempunyai beberapa ekor ciblek di dalam rumah, burung yang ingin dilombakan semestinya dijauhkan atau dikarantina.
Burung masih dikasih multivitamin, supaya kondisinya masih fit. Diluar itu, mulai dikerjakan menambahkan jatah EF.

Pengkerodongan masih dikerjakan supaya burung tidaklah terlalu agresif serta kebanyakan kegiatan yang mengambil alih daya.
Mandi serta jemur masih dikerjakan, tapi dengan waktu lebih singkat atau waktu jemur ikut diperpendek.

Kroto untuk sesaat di hilangkan dahulu serta dikasihkan pada saat yang pas, sebab kita akan mengistirahatkan burung dari kegiatan hariannya yang dapat mengambil alih daya.
Masuk H-4 sampai H 2, atau Rabu sampai Jumat, EF mulai ditambah 1 ekor. Contohnya, jika umumnya 2 ekor sore dan pagi, sekarang dapat jadi 3 ekor pada sore dan pagi hari.

Bila mempunyai ciblek betina, Anda dapat memakainya untuk mengecas ciblek lomba. Ini dapat dikerjakan pada H-1. Tapi pengecasan cukuplah 15 menit saja. Sesudah itu, ciblek betina dijauhkan. Akan tetapi ini bukan suatu yang baku, dalam makna tak perlu memaksa mengerjakannya bila di dalam rumah tidak ada ciblek betina.

Pada H-1, kroto mulai dikasihkan pagi hari. Mengenai bagian EF kembali ditambah 1 ekor semakin banyak dibanding bagian awal mulanya.

Baca juga : 5 hal penting yang harus anda ketahui sebelum kontes kenari

Persiapan lomba di Hari-H

Di hari lomba (Hari-H), kita mesti mempersiapkan semua secara teratur, termasuk juga bersihkan sangkar dari sisa-sisa pakan (menahan burung turun ke basic sangkar untuk memunguti bekas pakan). Di bawah ini pekerjaan yang dapat dikerjakan di hari lomba

Pagi hari sekali, burung dimandikan lewat cara disemprot sekedarnya untuk memberi kesegaran, sekaligus juga bersihkan bulu-bulunya dari debu / kotoran yang dapat kurangi penampilannya.
Dalam perjalanan ke tempat lomba, semestinya sangkar burung dikerodong dengan bahan tebal. Juga bisa dikerodong dobel, supaya burung bertambah nyaman serta tidak terganggu saat dalam perjalanan, ikut untuk hindari udara panas serta asap kendaraan.

Setiba di tempat lomba, atau 1 – 2 jam sebelum burung digantang, kerodong di buka, lantas burung digantang sesaat untuk menyesuaikan dengan keadaan seputar yang ramai oleh manusia serta beberapa suara burung yang lain.

Beri EF sekedarnya saja, dengan arah supaya burung tidak kaget dengan situasi yang baru dilihatnya itu. Perihal ini ikut untuk hindari burung alami demam panggung.
Sesudah beberapa waktu ( seputar 15 – 20 menit), burung kembali dikerodong, serta di buka kembali saat akan digantang atau waktu masuk padok lomba.

Semoga berhasil gacormania, Panduan diatas dapat Anda otak-atik sendiri sesuai dengan ciri-ciri serta karakter burung anda karena setiap burun gitu berbeda-beda karakter.

Artikel Lainnya :

Settingan Harian Burung Ciblek Kontes / Lomba | admin | 4.5