Tahapan Mudah Ternak Burung Ciblek

Burung Ciblek atau yang seringkali diketahui dengan panggilan burung prenjak jawa adalah salah satunya type burung kicauan yang aslinya dari suku Cisticolidae.

Type burung prenjak jawa yang mempunyai nama ilmiah Prinia familiaris ini miliki ukuran badan yang kecil ramping. Yang manakah panjang keseluruhan cuma seputar kira-kira 13 cm.

Burung Ciblek di bagian atas badannya miliki warna cokelat hijau zaitun. Lalu miliki warna putih dibagian tenggorokan dan sisi dada.

Lantas untuk sisi perut serta sisi pantatnya mempunyai warna kekuningan. Di bagian bagian dada dan pahanya miliki warna keabuan, di bagian sayap mempunyai dua garis putih.

Dan memiliki ekor yang panjang yang warnanya hitam serta warna putih dibagian ujungnya. Tidak cuma itu, burung ciblek miliki paruh yang panjang dan runcing.

Yang mempunyai warna kehitaman dibagian atas dan kekuningan dibagian bawahnya. Burung ini miliki kaki yang langsing dan ringkih dengan warna cokelat kemerahan atau merah jambu.

Untuk saat ini burung ciblek untuk populasinya sudah ada hampir punah. Serta umumnya dari beberapa peternak mencari langkah agar burung tidak cepat punah lewat cara lakukan ternak burung ciblek.

Type burung yang mempunyai postur kecil mempunyai panjang badan di antara sisi ekor s/d sisi ujung paruhnya kira-kira 12 cm.

Alangkah sebaiknya kita kenal lebih dulu burung ciblek jantan serta betina sebelum menernak burung ini. Umumnya burung ciblek jantan mempunyai warna paruh hitam yang sensitif.

Lalu di bagian bawah badan putih serta untuk sisi kepala sampai sisi ekor ke abu abuan dengan kombinasi warna kuning serta bertotol hitam.

Nada kicauan dari burung jantan yang beragam. Lalu ada totol hitam di bagian ekornya. Nah, untuk ketidaksamaan dari burung ciblek betina yakni mempunyai postur tubuh yang cukup kecil.

Sedang di bagian paruh burung betina tidak berwarna hitam. Bila burung jantan burungnya beragam, untuk yang type kelaminnya betina ini monoton berulang lagi tidak memiliki macam kicauan.

Baca juga : 3 tips merawat burung ciang ciang agar gacor setiap hari

Penyebaran Burung Ciblek

Burung ciblek memiliki lokasi persebaran yakni di lokasi Jawa, Sumatera dan menyebar di lokasi Bali. Burung ciblek biasanya banyak didapati pada daerah yang bersemak.

Contohnya seperti ruang taman, di tepian sawah, rimba sekunder, pekarangan, perkebunan teh s/d rimba bakau. Saat di alam liar burung ini mengonsumsi beberapa jenis serangga dan ulat.

Burung ciblek atau prenjak jawa ini biasanya membuat sarangnya pada ruang rerumputan atau semak s/d ketinggian kira-kira 1,5 mtr. diatas permukaan tanah.

Serta sarang burung ciblek itu terbuat dari anyaman rerumputan dan dari serat tumbuhan yang memiliki bentuk mirip bola.

Burung ciblek sekarang ini banyak disukai oleh beberapa pengagum burung kicauan. Karena type burung ini miliki nada yang cukuplah nyaring dan terdengar merdu.

Jadi dalam lakukan budidaya ternak burung ini dapat jadikan menjadi salah satunya kesempatan usaha yang demikian menjanjikan.

Untuk memulai berternak burung ciblek anda tinggal mengikuti tahapan – tahapan berikut ini dan tinggal menikmati hasilnya nanti, jangan lupa berdoa untuk selalu mendaptkan hasil yang barokah.

Persiapan Kandang atau Sangkar Ternak Ciblek

Dalam ternak burung ciblek, persiapan kandang sangat dibutuhkan. Kandang yang disediakan untuk ternak burung ciblek minimum dengna ukuran seputar 60 cm x 90 cm x 90 cm.

Sisi dalam kandang disiapkan tanaman semak agar dalam kandang burung itu kesannya seperti berada di habitatnya yang asli.

Bila burung ciblek lebih dari satu pasang, kandang yang dibuat upayakanlah miliki konstruksi yang tertutup pada kandang yang satu dengan kandang yang lain.

Tidak hanya memakai kandang, anda dapat lakukan ternak burung ini dengan menggunakan sangkar dengan ukuran minimum seputar 35 cm x 35 cm x 60 cm yang bisa anda beli pada toko burung.

Kandang atau sangkar yang digunakan untuk ternak upayakan tetap steril dan terlepas dari masalah.

Lalu pada saat bersihkan kandang , memberikan atau ganti pakan serta minum lebih baik dikerjakan secara cepat. Anda sebaiknya janganlah sangat sering melihatnya.

Menjodohkan Ciblek

Burung ciblek yang akan dijodohkan, pertama-tama dikenalkan dulu. triknya dengan menyimpan burung jantan serta burung yang betina itu pada kandang atau pada sangkar yang berlainan.

Lalu ditempatkan bersisihan atau juga dapat anda menempatkan ke-2 burung itu pada satu kandang atau sangkar yang sudah dibikin bersekat.

Saat dalam waktu penjodohan burung ciblek itu, burung ciblek semestinya dikasih pakan yang dapat meningkatkan birahinya. Contohnya seperti kroto dan serangga yang berbentuk jangkrik.

Bila burung itu berjodoh jadi mereka akan tetap bersisihan pada saat tidur. Serta burung ciblek betina akan membalas kicauan burung jantan dengan tembakannya yang ciri khas.

Jika terjadi semacam itu, satukanlah ke-2 burung itu pada satu kandang atau satu sangkar.

Kotak Sarang serta Pengeraman Telur

Untuk ternak burung ciblek semestinya dalam kandangnya ditempatkan kotak sarang. Serta untuk kotak sarang itu dapat dibikin dari gelas plastik sisa atau dari kotak kayu yang ukurannya seperi gelas.

Setelah itu berilah rerumputan dan berikanlah serat tumbuhan.

Burung betina nanti akan bertelur serta burung akan mengerami telurnya saat waktu seputar 11 hari. Saat waktu pengeraman itu, jangan sampai mengganggu burung itu.

Waktu Penyapihan

Sesudah telur dierami, telur akan menetas serta jadi anakan burung ciblek. Sesudah itu dalam beternak ada waktu penyapihan untuk piyik dari burung ciblek.

Anakan atau piyik burung ciblek semestinya disapih kira-kira pada seputar usia 4 s/d 5 hari. Karena bila disapih pada usia 5 hari lebih, resiko anakan burung ciblek dibuang oleh indukan akan tinggi sekali.

Oleh karena itu sesudah usia 5 hari mesti selekasnya dipisahkan dengan indukannya serta dirawat dengan sendiri.

Perawatan Anakan atau Piyik Ciblek

Setelah anakan burung ciblek disapih s/d berusia 8 hari, piyik akan dikasih makanan berbentuk kroto dan serutan kalk.

Baca juga : jenis jenis burung ciblek

Setelah umurnya sampai 8 hari lebih, semestinya piyik dikasih pakan berbentuk adonan voer yang telah encer serta digabung dengan kroto dan digabung dengan kalk.

Gunakanlah alat yang biasanya digunakan untuk meloloh. perumpamaannya sumpit bambu kecil, sendok kecil atau syringe atau suntikan dengan sisi ujung dengan menggunakan karet pentil.

Beri waktu anakan lapar. Setelah bubur dikasihkan atau dilolohkan, anakan ciblek lalu dikasihkan potongan badan jangkrik dan dikasihkan langsung pada mulutnya.

Sesudah ciblek bisa makan sendiri, pakan yang dikasihkan bisa berbentuk voer lembut yang dicampurkan dengan kroto dan dibasahi dengna dikit air. Juga bisa adonan voer dibikin sampai kental saja.

Saat burung ciblek telah usia 22 hari , piyik mulai bisa makan dengan sendiri, piyik dikasihkan pakan yang berbentuk anakan semut rangrang atau kroto.

Jika bisa makan dengan optimal jadi berilah anakan pakan yang berbentuk kroto dan kombinasi dikit voer yang kering.

Setelah burung ciblek umurnya kira-kira 1 bulan jadi bisa anda berikan mereka pakan yang berbentuk voer.

Demikian pembahasan dari kami salam gacor mania….

Tahapan Mudah Ternak Burung Ciblek | admin | 4.5